Tentang ISO Manajemen Mutu, Komponen Dan Prinsipnya

Tentang ISO Manajemen Mutu, Komponen Dan Prinsipnya

Tentang ISO Manajemen Mutu, Komponen Dan Prinsipnya

ISO manajemen mutu – ISO manajemen mutu bisa diartikan sebagai gabungan dari semua fungsi manajemen yang dibangun dengan konsep kualitas. Hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan. Manajemen mutu sendiri memiliki beberapa komponen utama dan prinsip. Berikut uraian selengkapnya

ISO manajemen mutu

Komponen Utama ISO Manajemen Mutu

Ada beberapa komponen utama dari manajemen mutu. Setidaknya terdapat 3 komponen utama yaitu pengendalian, jaminan, serta perbaikan kualitas. Berikut masing-masing penjelasan dari ketiga komponen tersebut :

  1. Pengendalian Kualitas

Komponen pengendalian kualitas sendiri merupakan peran sebuah entitas, perusahaan atau organisasi untuk melakukan peninjauan kembali pada aspek kualitas. Yang ditinjau adalah semua unsur yang terlibat dalam proses produksi.

  1. Jaminan Kualitas

Salah satu komponen terpenting dalam manajemen mutu adalah jaminan kualitas. Jaminan kualitas sendiri yaitu jaminan yang diberikan organisasi (perusahaan) bila produk yang diproduksi adalah bebas cacat. Mengapa ini penting? Karena dapat berpengaruh terhadap kualitas pelayanan pada pelanggan.

  1. Perbaikan Kualitas

Komponen yang terakhir yaitu perbaikan kualitas. Perbaikan kualitas sendiri sering dikaitkan dengan langkah mengantisipasi segala perubahan yang terjadi akibat faktor eksternal. Contoh salah satunya yaitu selera pelanggan. Hal yang dapat dilakukan untuk menunjang kegiatan ini yaitu selalu melakukan pengujian kualitas produk. Perbaikan kualitas ini juga dapat  mendukung kepuasan pelanggan.

Prinsip ISO Manajemen Mutu

Sebelumnya Manajemen mutu masih berpredikat ISO 9001:2008 dan memiliki 8 prinsip. Namun kini telah diperbaharui menjadi ISO 9001:2015 yang otomatis menjadi yang paling baru. Prinsip ISO manajemen mutu 9001:2015 ini terdiri dari 8 aspek yaitu :

  1. Fokus Pelanggan

Sebenarnya tujuan utama dan yang paling menjadi fokus pada adanya manajemen mutu yaitu tidak lain untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Atau bahkan jika mungkin dapat melebihi keinginan dan harapan mereka. Agar sebuah bisnis tetap bisa berkembang, maka harus terus dapat menarik serta mempertahankan kepercayaan pelanggan.

Dengan meningkatnya nilai pelanggan, tingkat kepuasan mereka serta loyalitas yang diberikan oleh mereka tentu saja dapat berdampak baik. Yaitu bisa membawa organisasi tetap bertahan dan berpotensi menaikkan pendapatan.

  1. Kepemimpinan

Dalam prinsip manajemen mutu terbaru, harus ada peran pemimpin di semua tingkatan organisasi. Pemimpin disini fungsinya untuk menetapkan tujuan, arahan serta untuk memastikan terciptanya kondisi dimana semua orang terlibat dalam mencapai tujuan organisasi. Dengan begitu, peran pemimpin menjadi sangat penting sehingga menjadi prinsip manajemen mutu yang utama.

  1. Keterlibatan Semua Orang

Prinsip ini berkaitan dengan pemberdayaan kompetensi dan keterlibatan pihak-pihak yang terkait di semua tingkatan organisasi. Tujuan adanya prinsip ini adalah untuk menambah kapabilitas organisasi. Kapabilitas organisasi ini sendiri dapat berdampak, terutama dalam hal menaikkan nilai organisasi.

  1. Pendekatan Proses

Merupakan salah satu prinsip manajemen mutu yang pada intinya adalah mengedepankan semua proses. Bahwa untuk mencapai tujuan organisasi, diperlukan beberapa tahapan proses yang saling terkait sehingga dapat menunjukkan hasil yang konsisten.

  1. Perbaikan

Sebuah organisasi yang baik pasti sangat fokus pada perbaikan. Pada manajemen mutu dikenal istilah perbaikan berkelanjutan. Langkah perbaikan berkelanjutan ini bermanfaat untuk mempertahankan kinerja, untuk menanggapi perubahan kondisi eksternal maupun internal juga untuk menciptakan sebuah peluang baru.

  1. Manajemen Hubungan

Untuk mencapai kesuksesan yang berkelanjutan, sebuah organisasi perlu juga untuk selalu membina hubungan baik dengan pihak yang berkepentingan. Ini juga dapat berdampak pada naiknya kinerja perusahaan. Pihak yang berkepentingan yaitu bisa pelanggan, karyawan, dan lain sebagainya.

  1. Dasar Pengambilan Keputusan

Sesuai dengan prinsip manajemen mutu, proses pengambilan semua keputusan harus didasarkan oleh beberapa hal. Diantaranya berdasarkan analisis, proses evaluasi data, serta dari segala sumber informasi yang akurat. Hal ini dilakukan agar keputusan yang diambil sesuai dengan yang diharapkan.

Lihatlah video menarik berikut ini :

Itulah sedikit penjelasan seputar ISO Manajemen mutu. Baik tentang komponen maupun prinsipnya yang terbaru yaitu ISO 9001:2015. Bisa menjadi bahan pembelajaran bagi yang sebelumnya kurang paham tentang istilah tersebut.

Salam Sukses – Jasa Maklon Kosmetik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Enter your keyword

%d blogger menyukai ini: